Sabtu, 14 Juli 2018

36 ORANG YANGPERTAMA DALAM ISLAM

Siapa Org pertama menemukan telepon ? Jawab nya :
Alexander Graham Bell ..
Nah...kalau org pertama tulis
bismillah siapa ?
??????????
Bingung kan?
Kasihan kalau anak- anak kita tanya kepada Ibu/Bapak...
bisa jawab enggak ?
simpan catatan ini ya.
Mari kita kenali Islam !
36 ORANG YANG
PERTAMA DALAM ISLAM
-----------------
1. Orang yang pertama menulis
Bismillah :
*Nabi Sulaiman AS.*
2. Orang yang pertama minum air
zamzam :
*Nabi Ismail AS.*
3. Orang yang pertama berkhitan :
*Nabi Ibrahim AS*
4. Orang yang pertama diberikan
pakaian pada hari qiamat :
*Nabi Ibrahim AS.*
5. Orang yang pertama dipanggil
oleh Allah pada hari qiamat :
*Nabi Adam AS.*
6. Orang yang pertama mengerjakan sa'i antara Safa & Marwah :
*Sayyidatina Hajar*
7. Orang yang pertama dibangkitkan pada hari qiamat :
*Nabi Muhammad SAW.*
8. Orang yang pertama sepeninggal Nabi yang
diipilih umat Islam menjadi Khalifah Umat Islam :
*Abu Bakar As Siddiq RA.*
9. Orang yang pertama
menggunakan Kalender Hijriyyah :
*Umar bin Al-Khattab*
10. Orang yang pertama
meletakkan Jabatan khalifah
dalam Islam :
*Hasan bin Ali RA.*
11. Orang yang pertama
menyusukan Nabi Muhammad
SAW :
*Thuwaibah RA.*
12. Orang yang pertama syahid
dalam Islam dari kalangan lelaki :
*Haris bin Abi Halah*
13. Orang yang pertama syahid
dalam Islam dari kalangan wanita :
*Sumayyah binti Khabbat*
14. Orang yang pertama menulis
hadis di dalam kitab / lembaran :
*Abdullah bin Amru bin Al-Ash*
15. Orang yang pertama memanah
dalam perjuangan fisabilillah :
*Saad bin Abi Waqqas*
16. Orang yang pertama menjadi
muazzin dan menyerukan adzan: *Bilal bin Rabah*
17. Orang yang pertama sholat dengan Rasulullah SAW :
*Ali bin Abi Tholib*
18. Orang yang pertama membuat
mimbar masjid Nabi SAW :
*Tamim Ad-dary*
19. Orang yang pertama menghunus pedang dalam
perjuangan fisabilillah :
*Zubair bin Al-Awwam*
20. Orang yang pertama menulis
sejarah Nabi Muhammad SAW :
*Ibban bin Othman bin Affan*
21. Orang yang pertama beriman
dengan Nabi SAW :
*Khadijah bt Khuwailid.*
22. Orang yang pertama menggagas usul fiqh :
*Imam Syafi'i RH.*
23. Orang yang pertama membina
penjara dalam Islam:
*Ali bin Abi Tholib*
24. Orang yang pertama menjadi
raja dalam Islam :
*Muawiyah bin Abi Sufyan*
25. Orang yang pertama membuat
perpustakaan umum:
*Harun Ar-Rasyid*
26. Orang yang pertama
mengadakan baitulmal :
*Umar bin Khattab*
27. Orang yang pertama
menghafal Al-Qur'an setelah
Rasulullah SAW :
*Ali bin Abi Tholib*
28. Orang yang pertama membangun menara di Masjidil
Haram Mekah:
*Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur*
29. Orang yang pertama digelar
Al-Muqry :
*Mus'ab bin Umair*
30. Orang yang pertama masuk
ke dalam syurga :
*Nabi Muhammad SAW*.              
31.Orang pertama yang bertawassul kepada Nabi Muhammad Saw:
*Nabi Adam As*
32. Orang pertama menulis simbol angka "0" melingkar dengan bolong ditengah:
*Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī*
33. Orang pertama yang jadi Khalifah dimuka bumi:
*Nabi Adam As*
34. Orang pertama yang akan dibangkitkan setelah hari kiamat:
*Nabi Muhammad Saw*
35. Orang pertama yang akan masuk surga setelah hari kiamat:
*Nabi Muhammad Saw*
36. Orang pertama yang diberikan mukjizat menghidupkan mahkluk hidup yang telah mati:
*Nabi Ibrahim*
Semoga bermanfaat

Incredible, M. Zohri Juara 1 Lari 100 m di Finlandia asal Lombok

Incredible, M. Zohri!
===

Video itu berada di posisi paling atas timeline, saat aku baru saja membuka akun fb.

‘Start di Line 8, Finish Nomor Satu’.

Begitu capture yang ditulis oleh si pengunggah video. Awalnya aku agak malas mengklik video tersebut karena mood lagi buruk setelah mengetahui Timnas Indonesia U-19 kalah adu pinalti melawan Malaysia, di Semifinal AFF U-19.

“Ah, selalu Malaysia jadi mimpi buruk Timnas Garuda!” Aku menggerutu. “Di Final Piala AFF 2010 kalah sama Malaysia. Sea Games 2011, kalah lagi sama Malaysia.”

Tapi karena rasa penasaran, akhirnya ku-klik juga video tersebut.

Ternyata video itu menayangkan hasil dari Kejuaraan Dunia Lari 100 meter  U-20, di Finlandia. Yang menarik, satu dari delapan peserta lomba, berasal dari Indonesia. Pemuda itu mengenakan kostum lari warna putih dan celana merah. Di dadanya tertulis; M. Zohri.

M. Zohri berada di line nomor 8. Paling ujung, sebelah kanan. Setahuku, dalam olahraga sprint, line 8 bukanlah line favorit juara. Bisa dibilang, itu adalah lintasan bagi peserta non-unggulan. Sisi tengah-lah yang menjadi lintasan peserta favorit juara. Usain Bolt, pelari tercepat dari Jamaika, selalu ditempatkan di line tengah saat berlomba.

Apa keuntungannya?

Peserta yang berada di lintasan tengah, akan bisa melirik lawan kanan-kirinya. Jadi dia bisa mengukur seberapa cepat lawan berlari. Pun, bidikan kamera, biasanya akan tertuju pada pelari di lintasan tengah. Peserta favorit gitu, loh. Dan di perlombaan yang diikuti M. Zohri itu, lintasan tengah diisi oleh duo sprinter asal Amerika Serikat; Anthony Schwartz dan Eric Harrison. Dua pelari inilah unggulannya.

Maka, ketika letusan pistol berbunyi tanda lomba dimulai, tak ada yang menyangka bahwa M. Zohri, melesat di sisi paling kanan lintasan. Berlari sejajar dengan peserta unggulan. Bahkan dua komentator baru menyebut nama M. Zohri saat seluruh peserta hampir menyentuh garis finish.

Hingga ... Saat garis finish berhasil dilewati para sprinter dengan waktu hampir bersamaan, kudengar salah satu komentator berucap dengan nada ragu,

“I think Zohri take the first place.” 

Seluruh peserta menatap layar di sisi stadion, menanti pengumuman. Nafas mereka tersengal. Satu-dua terlihat memegangi lutut.

Sampai, sekitar sepuluh detik kemudian, layar pengumuman menempatkan nama M. Zohri  di urutan teratas. Seketika M. Zohri berlari dengan senyum merekah. Sampai  pada satu titik, di tengah lintasan itu dia bersujud syukur. Kamera wartawan mengabadikan momen saat Zohri meletakkan kening di tanah. Selebrasi yang sangat jarang terlihat di kejuaraan atletik.

“Oh, surprise! Zohri  is the new world champions.” Komentator laki-laki berteriak semangat.

Komentator satu lagi, perempuan, menimpali tak kalah semangat, “Incredible! Him start in line eight.”

Kamera lalu berganti menyuting Anthony Schwartz dan Eric Harrison. Nampak jelas dari mimik wajah duo pelari asal Negeri Paman Sam, bahwa mereka tak percaya hal ini terjadi. Pelari unggulan dikalahkan oleh pelari di lintasan paling ujung. Mereka geleng-geleng kepala. Seperti mimpi saja, tak menyangka mereka hanya mampu menempati juara kedua dan ketiga saja.

Setelah itu, di layar handphone, kulihat Anthony Schwartz dan Eric Harrison berlari di sisi lapangan dan mengambil bendera Amerika Serikat yang diberikan oleh crew, masing-masing satu. Kemudian mereka berfoto dengan membentangkan bendera tersebut. Sedangkan sang juara, M. Zohri, berlari ke arah penonton, sendirian, dia terlihat kebingungan berlari di sisi yang nanti aku tahu bahwa ternyata dia bingung mencari bendera merah putih untuk dibentangkan di punggungnya. Tak ada yang memberinya sang saka merah putih. Sampai saat wartawan memanggilnya untuk berfoto bersama juara kedua dan ketiga, M. Zohri tak memegang bendera tanah airnya. Pemuda hitam manis itu akhirnya berfoto di tengah. Tanpa bendera. Diapit oleh dua pelari yang membentangkan bendera Amerika Serikat.

Entah, mengapa tak ada bendera Indonesia yang disiapkan panitia untuk selebrasi kemenangan M. Zohri? Tapi besar kemungkinan, panitia tidak menduga bahwa kejuaraan ini akan dimenangkan oleh pelari asal Indonesia.

Aku menatap layar handphone sambil tersenyum.

“Mirip seperti yang dialami Rio Haryanto,” aku bergumam.

Ya, hal serupa pernah dialami Rio Haryanto. Mantan pembalap F1 asal Solo itu pernah berkisah: Dulu, saat race GP3 seri kedua di Turki tahun 2010, secara mengejutkan Rio Haryanto menjadi juara. Sebagaimana adat perayaan juara, panitia akan mengibarkan bendera negara dan memutar lagu kebangsaan asal pembalap yang finish di posisi pertama.

Anehnya, saat Rio Haryanto sudah naik podium, bendera Indonesia belum terpasang. Lagu Indonesia pun tak berkumandang. Lama sekali Rio menunggu prosesi perayaan kemenangannya.

Usut punya usut, ternyata panitia lomba tidak menyiapkan bendera Indonesia, juga tidak punya file lagu Indonesia Raya. Mereka tidak mengira ada pembalap Indonesia yang akan menjuarai balapan. Akhirnya, setelah lama dalam kebingungan, panitia terpaksa meminjam bendera pembalap asal Polandia (Putih-Merah), lalu membaliknya menjadi bendera Indonesia (Merah-Putih). Sedangkan untuk urusan lagu kebangsaan, panitia langsung download lagu Indonesia Raya lewat Youtube saat itu juga.

Beginilah rasanya jadi ‘Juara yang Tak Dirindukan’.

Kembali kutatap layar. Setelah beberapa lama, akhirnya M. Zohri mendapatkan sang saka merah putih. Entah dari mana. Lalu dengan wajah penuh kebahagiaan, M. Zohri berlari kembali menuju tengah lintasan dan mengangkat tinggi-tinggi bendera tersebut. Tak ada tepuk tangan meriah yang ia terima dari penonton. Tapi pemuda 18 tahun asal Lombok, NTB, itu nampak tak peduli. Terus berlari mengelilingi stadion Tampere, Finlandia, sambil mengibarkan Merah Putih.

“Ah, jadi penasaran sama pahlawan satu ini.”

Segera kubuka Google, memasukkan kata ‘M. Zohri Pelari’ di kolom search. Klik.

Aku tak bisa menahan rasa haru kala mendapati bahwa M. Zohri adalah anak yatim piatu. Ibunya meninggal saat ia masih SD, dan Ayahnya meninggal dunia setahun lalu, persis ketika ia sedang melakukan pemusatan latihan untuk menghadapai salah satu kejuaraan. Dengan berat hati, M. Zohri izin mengundurkan diri dari kejuaraan demi melihat jasad sang Ayah untuk terakhir kali.
Dan seketika aku terhenyak melihat tempat tinggal M. Zohri di Lombok. Hunian itu lebih pantas dikatakan gubuk daripada rumah. Lantainya hanya tanah, sedangkan dindingnya terbuat dari anyaman bambu. Nampak dinding itu berlubang di sana-sini. Bahkan di beberapa sisi dinding ditutup pakai koran bekas. Atapnya banyak yang bolong. Aku tak bisa membayangkan bagaimana bila hujan lebat menghantam rumah tersebut? Kita juga akan miris melihat tempat tidurnya. Cuma dipan beralaskan tikar, tanpa kasur empuk. Kalau ada barang yang dianggap mewah, mungkin hanya lemari tak berpintu yang teronggok di sisi rumah. Berisi beberapa pakaian milik M. Zohri. Benar-benar memprihatinkan.

Di sana, di stadion Tampere, Finlandia, M. Zohri berlari dengan wajah kebingungan, mencari bendera merah putih untuk ia kibarkan tinggi-tinggi. Membuktikan pada dunia, bahwa negara ini ada. Negara ini layak diperhitungkan.

Sedangkan kami di sini, terpisah sepuluh ribu kilometer jarak darinya, belum juga berhenti saling sikut, saling olok, lantaran berbeda pandangan politik.

Di sana, dengan usia yang masih belia, 18 tahun, M. Zohri telah mampu mengharumkan nama bangsa. Benar-benar mengharumkan nama bangsa dalam makna sebenarnya.

Sedangkan kami di sini, yang lahir jauh lebih awal darinya, masih sibuk mainan tik-tok, bergaya aneh sambil diiringi lagu, “Emang lagi manjah, lagi pengen dimanjah, pengen berduaan dengan dirimu sajaaa... Emang lagi syantik, tapi bukan sok syantik. Syantik-Syantik gini hanya untuk dirimuuuu...!!!”

*

Surabaya, 13 Juli 2018
Fitrah Ilhami

NB:
Terimakasih M. Zohri. Prestasimu bagai air dingin, membasahi tenggorokan yang lama dalam kehausan. Ada doa kami di setiap jengkal larimu. Maka, teruslah berprestasi. Demi kami. Demi negeri tercinta ini.

Selasa, 10 Juli 2018

Rahasia Sujud Dalam Sholat

*R A H A S I A S U J U D​ K E T I K A  S H O L A T*

​1. *Sujud* melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu :​
- dahi,
- hidung,
- kedua telapak tangan,
- lutut, dan
- kedua ujung kaki (jari).

​2. *Sujud adalah konsep*:​
- merendahkan diri,
- memuji Allah SWT, dan
- memohon segala macam hajat kepada Allah swt.

​3. *Sekaligus, mengikis sifat tercela*:
-riya,
-sombong,
-ujub, dan 
- takabur dan lain-lain.

​4. *Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University,*
telah menjadi mu'allaf, karena mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan.​

​5. *Dalam kajiannya* ditemukan bahwa ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini hanya dimasuki darah ketika manusia bersujud.

​6. *Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja,* yaitu pada waktu-2 sholat yang telah ditetapkan (subuh, zuhur, asar, maghrib dan Isya').​
​SubhanAllah...​

​7. *Jadi, siapa yang tidak solat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal.​*

​8. *Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat yg tidak solat saat ini.​*

​9. *Karena letak otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu menyalurkan 20% darah ke otak manusia, maka dibantu lagi dengan sujud yang lebih lama agar dapat menambah kekuatan aliran darah ke otak*.​

​10. *Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah saw, supaya kita sujud berlama-lama pada raka'at terakhir.*

​11. *Manfaat sujud berlama-lama ini adalah untuk* :​
1. Mencegah pening,
2. Terhindar migrain,
3. Menyegarkan otak,
4. Menajamkan akal dan fikiran (lebih sensitif),
5. Melonggarkan sistem pernafasan,
6. Memperbaiki kandung rahim yang turun,
7. Menjaga dan menguatkan kedudukan bayi dalam kandungan.
8. Menghindarkan kandungan sungsang dan lain lain.

​12. Dan yang menakjubkan, jika kita memperhatikan, bentuk saraf yang ada dalam otak kita berbentuk seperti orang yang sedang sujud...​

Wasiat Nabi Shallallah alaihi wa sallama TENTANG WANITA

Wasiat Nabi Shallallah alaihi wa sallama TENTANG WANITA
عن أبى هريرة رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
اِتَّقُوا اللهَ فِـي النِّسَـاءِ، فَإِنَّكُمْ أَخَذْتُمُوْهُنَّ بِأَمَـانَةِ اللهِ، وَاسْـتَحْلَلْتُمْ فُرُوْجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللهِ، وَلَهُنَّ عَلَيْكُـمْ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ.
Dari Abu Ghurairota rodhiAllahu anhu berkata, bersabda Rasulullah shalallahu alaihi wa salam:
“Bertakwalah kepada Allah dalam perihal wanita. Karena sesungguhnya kalian mengambil mereka dengan amanat Allah dan dihalalkan atas kalian kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Maka hak mereka atas kalian adalah memberi nafkah dan pakaian kepada mereka dengan cara yang ma’ruf.”
( HR. Muslim)
Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:
1- Ingin sukses berumahtangga, bengauli istri harus didasari dengan taqwa kepada Allah Subhana wa Ta'ala.
2- Allah menjadikan istri bagi suami sebagai amanah yang besuk diakhirat akan dimintai pertanggungjawaban.
3- Allah menghalalkan suami untuk mengumpulinya karena kalimat Allah maka wajib bagi suami untuk selalu bersyukur.
4- Dan di antara perintah yang sangat beliau tegaskan dan sering beliau sebut-sebut ialah hak wanita yang lemah ini. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk mengetahui haknya atas kita dan menunai-kan hak tersebut dalam bentuknya yang paling sempurna.
4- Dengarlah akan hak-hak isterimu, sehingga engkau bersyukur kepada Allah atas nikmat ini serta meng-ikuti perintah-perintah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkenaan dengan hal itu, juga agar engkau tidak menzhaliminya, karena kezhaliman adalah kegelapan pada hari Kiamat.
Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:
1- Dalam ayat ini Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan isteri sebagai salah satu tanda kekuasaan Allah yang harus dijaga. Ia adalah salah satu nikmat-Nya yang wajib disyukuri, sebagaimana yang diperintahkan-Nya
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia mencipta-kan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,….” [Ar-Ruum/30: 21]
2- Bertutur sapa dengan baiklah kalian kepada mereka(istri), dan berlakulah dengan baik dalam semua perbuatan dan penampilan kalian terhadap mereka dalam batas yang sesuai dengan kemampuan kalian.
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
Dan bergaullah dengan mereka secara patut. (An-Nisa: 19)

Jumat, 29 Juni 2018

Separuh syawal yang berlalu tak seperti Ramadhan

Separuh Syawwal.
Diantara tanda diterimanya amal adalah..
Melakukan kebaikan amal serupa di masa-masa berikutnya..
Bahkan semakin meningkat kualitas yang ada..
Adapun saat ini..
Separuh Syawwal berlalu..
Namun ternyata bacaan al-Qur'an tak sebanyak Ramadhan dulu..
Paruh akhir Syawwal akan datang..
Tetapi puasa sunnah 6 hari saja belum tuntas kita laksanakan..
Bahkan mungkin belum mulai.. ( ? )
A. Lanjut Beramal.
Allah ta'ala berfirman,
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ
"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan),
kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain"
[QS al-Insyirah: 7]
Apabila telah berakhir Ramadhan..
Bersungguh-sungguhlah dalam sebelas bulan lainnya..
Sebagai tanda ibadah Ramadhan kita diterima..
Bukti bahwa kita bukan 'alumni' Madrasah Ramadhan yang merugi dan sia-sia..
B. Jadi Celaka.
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ
".. dan celakalah seseorang yang mendapati bulan Ramadhan,
Kemudian berlalu sebelum dosa-dosanya diampuni.."
[Hasan shahih, HR at-Tirmidzi: 3545]
Lekas bangkit dari kelalaian..
Separuh Syawwal telah lewat..
Mengapa semangat Ramadhan seakan hilang tak lagi melekat..?!

MESKI RAMADHAN TELAH BERLALU

MESKI RAMADHAN TELAH BERLALU...
Meskipun bulan Ramadhan telah usai, maka sesungguhnya hak-hak Allah tak akan pernah usai, kecuali dengan kematian.
Allah Ta'ala berfirman:
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al yaqin (yakni ajal).” (QS. Al Hijr: 99)
الله هو رب رمضان وهو رب شوال وهو رب جميع شهور السنة، فاتقوا الله في كل الشهور
Dialah Allah Rabbnya bulan ramadhan, dan Dialah Rabbnya bulan syawal, dan Dialah Rabb seluruh bulan-bulan dalam satu tahunnya. Maka hendaknya kalian bertaqwa kepada Allah dalam seluruh bulan-bulan yang ada.
فحافظوا على دينكم وتمسكوا به في كل الشهور وفي كل الأوقات
Jagalah diri-diri kalian dalam beragama, peganglah dengan erat-erat disetiap bulan dan waktu.
إن شهر رمضان يتبع بالشكر ويتبع بالاستغفار ويتبع بالفرح بفضل الله الذي مكننا من صيامه وقيامة
Sesungguhnya bulan ramadhan pergi diiringi dengan syukur, diiringi dengan permohonan ampunan dan diiringi pula dengan kebahagiaan atas keutamaan dari Allah. Yaitu kebahagiaan karena sebab Allah telah memberikan kesempatan kepada kita beramal, untuk melewatinya dengan puasa dan shalat.
فنحن نفرح بهذهِ نعمة لا نفرح بانقضاء الشهر، وإننا نفرح بأننا أكملنها في عبادة لله لهذا نفرح
Maka kita berbahagia dengan nikmat besar ini dan bukanlah kita berbahagia karena telah perginya bulan ramadhan ini. Demikian pula kita berbahagia karena kita telah menyempurnakan bulan ini dengan segenap ibadah.  Karena sebab inilah kita berbahagia.
Allah Ta'ala berfirman:
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
“Katakanlah, dengan keutamaan dari Allah dan rahmat-Nya, oleh karena itulah hendaknya kalian berbahagia. Dialah Allah yang akan membalas dengan balasan yang lebih baik dari apa yang telah kalian persembahkan." (QS Yunus : 58)
وحذروا من كثرة اللهو واللعب وكثرة الغفلة والإعراض عن طاعة لله
Berhati-hatilah kalian dari banyak tindakan sia-sia, bergurau, bermain-main dan meninggalkan ketaatan kepada Allah.
لأن الشيطان حريص على أن يبطل أعمالكم
Dikarenakan setan sangatlah berambisi untuk membuat batal amal ibadah kalian, sangat berambisi untuk bisa terhapus amal kebajikan kalian.
وأن يمحو كل ما فعلتموه من الخير فيسول لبعض الناس أنه إذا انتهى رمضان صار الإنسان حرة طليقاً كأنه خرج من سجن، فينطلق في للهو والعب والغفلة وإضاعة الصلاة وغير ذلك من المنكرات، فلا تنقضوا ما غزلتم
Tidak asing menimpa sebagian manusia, apabila ramadhan usai, menjadilah dia seorang yang merdeka dan bebas, seakan-akan dia telah keluar dari jeruji penjara. Lalu dia menjerumuskan diri dalam perbuatan sia-sia, banyak bermain, lalai, menyia-nyiakan shalat, dan yang semisalnya dari perbuatan munkar. Maka janganlah kalian mengurai hasil pintalan kalian.
Allah Ta'ala berfirman:
وَلا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكَاثاً
“Dan janganlah kamu seperti seorang wanita yang menguraikan benang hasil pintalannya dengan kuat, menjadi cerai berai kembali." (QS. An-Nahl : 92)
فاتقوا الله عباد الله، حافظوا على ما عملتم من الأعمال الصالحة، وتوبوا إلى الله من تقصيركم وخطئكم، فإن الله يتوب على من تاب
Bertaqwalah kalian kepada Allah wahai sekalian hamba-hamba Allah. Jagalah amal kebajikan kalian yang telah kalian lakukan. Bertaubatlah kepada Allah dari segala bentuk kekurangan dan kesalahan kalian. Sesungguhnya Allah menerima taubat setiap orang yang bertaubat kepada-Nya.
Wassalam.

Senin, 25 Juni 2018

RINGKASAN MATERI TERKAIT PUASA SYAWWAL

 *RINGKASAN BEBERAPA PERMASALAHAN TERKAIT PUASA SYAWWAL*
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian ia ikutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh.” [HR. Muslim dari Abu Ayyub Al-Anshori radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ فَشَهْرٌ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ، وَصِيَامُ سِتَّةِ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ فَذَلِكَ تَمَامُ صِيَامِ السَّنَةِ
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan maka itu satu bulan yang dilipatgandakan pahalanya seperti sepuluh bulan, dan puasa enam hari setelah idul fitri (dilipatgandakan sepuluh kali menjadi 60 hari atau 2 bulan) maka dengan itu menjadi sempurna satu tahun.” [HR. Ahmad dari Tsauban radhiyallahu’anhu]
#BEBERAPA_PERMASALAHAN:
*1. Puasa Syawwal adalah Tanda Diterimanya Puasa Ramadhan*
Orang yang diberikan taufiq untuk berpuasa Syawwal adalah tanda puasa Ramadhan yang ia kerjakan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata,
أن معاودة الصيام بعد صيام رمضان علامة على قبول صوم رمضان فإن الله إذا تقبل عمل عبد وفقه لعمل صالح بعده كما قال بعضهم : ثواب الحسنةالحسنة بعدها فمن عمل حسنة ثم اتبعها بعد بحسنة كان ذلك علامة على قبول الحسنة الأولى كما أن من عمل حسنة ثم اتبعها بسيئة كان ذلك علامة رد الحسنة و عدم قبولها
“Bahwa membiasakan puasa setelah puasa Ramadhan adalah tanda diterimanya puasa Ramadhan, karena sesungguhnya Allah apabila menerima amalan seorang hamba, maka Allah memberikan kemampuan kepadanya untuk beramal shalih lagi setelahnya, sebagaimana kata sebagian ulama: Ganjaran kebaikan adalah kebaikan setelahnya, barangsiapa melakukan suatu kebaikan kemudian ia susul dengan kebaikan yang lain maka itu adalah tanda diterimanya amal kebaikannya yang sebelumnya, sebagaimana orang yang melakukan kebaikan kemudian ia susul dengan kejelekan maka itu adalah tanda ditolaknya kebaikan yang telah ia kerjakan dan tidak diterima.” [Lathooiful Ma’aarif: 244]
*2. Urgensi Puasa Syawwal*
Puasa sunnah Syawwal disyari’atkan untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan puasa Ramadhan yang dikerjakan oleh seorang hamba.
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
فإن صيام ستة أيام من شوال بمنزلة الراتبة للصلاة التي تكون بعدها ليكمل بها ما حصل من نقص في الفريضة ومن حكمة الله تعالى ورحمته أنه جعل للفرائض سنناً تكمل بها وترقع بها
“Sesungguhnya puasa 6 hari di bulan Syawwal seperti sholat sunnah rawatib yang dilakukan setelah sholat wajib untuk menyempurnakan kekurangan dalam sholat wajib. Dan diantara hikmah Allah ta’ala serta rahmat-Nya, Dia menetapkan amalan-amalan sunnah untuk menyempurnakan amalan-amalan wajib dan menutupi kekurangan-kekurangannya.” [Fatawa Nur ‘alad Darb, 11/2]
*3. Hikmah Puasa Syawwal*
Puasa sunnah Syawwal juga disyari’atkan dalam rangka membentengi diri dari tipuan setan terhadap hamba yang telah beribadah di bulan Ramadhan.
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
بعد شهر رمضان وبعد أن أدى المسلمون ما أدوا فيه من عبادة الله قد يلحق بعض الناس الفتور عن الأعمال الصالحة؛ لأن الشيطان يتربص بعباد الله الدوائر ويقعد لهم بكل صراط، وقد أقسم أن يأتي بني آدم من بين أيديهم ومن خلفهم وعن أيمانهم وعن شمائلهم وقال: {لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ} [الأعراف:16] ولكن العاقل إذا تبصر واعتبر علم أنه لا انقطاع للعمل الصالح إلا بالموت، لقول الله تعالى: {وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ} [الحجر:99]
“Setelah bulan Ramadhan dan setelah kaum muslimin mengerjakan sejumlah ibadah kepada Allah di bulan itu, bisa jadi sebagian manusia melemah semangatnya untuk beramal shalih. Karena setan selalu menunggu kesempatan untuk dapat menjerumuskan hamba-hamba Allah dan menghalangi mereka dari jalan yang lurus dengan segala cara, dan sungguh ia telah bersumpah untuk mendatangi anak Adam dari arah depan, belakang, kanan dan kiri seraya berkata:
لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
“Sungguh aku benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus.” (Al-A’raf: 16)
Akan tetapi orang yang berakal, apabila ia melihat dengan ilmu dan mengambil pelajaran maka ia pun mengetahui bahwa tidak boleh putus amal shalih kecuali dengan kematian, berdasarkan firman Allah ta’ala:
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“Dan beribadahlah kepada Rabbmu sampai datang kepadamu kematian.” (Al-Hijr: 99).” [Liqo’Al-Baabil Maftuh no. 86]
*4. Hukum Puasa Syawwal*
Puasa 6 hari di bulan Syawwal hukumnya sunnah menurut mayoritas ulama, kecuali dinukil dari Al-Imam Malik rahimahullah bahwa beliau tidak berpendapat sunnahnya, dan pendapat beliau tertolak dengan adanya hadits di atas yang mungkin belum sampai kepada beliau.[1]
*5. Kapan Waktu Awal dan Akhir Puasa Syawwal?*
Puasa Syawwal dapat dimulai sejak tanggal 2 Syawwal sampai berakhir bulan Syawwal, dan boleh dikerjakan secara berurutan maupun terpisah.[2]
Sebagian ulama memakruhkan mulai puasa tanggal 2 Syawwal karena masih suasana hari raya, akan tetapi tidak ada dalil shahih dan tegas yang memakruhkannya, bahkan dianjurkan untuk bersegera mengamalkan kebaikan.
*6. Dahulukan Meng-qodho’ Puasa Ramadhan Sebelum Berpuasa Syawwal*
Bagi yang memiliki hutang puasa Ramadhan hendaklah ia meng-qodho’-nya terlebih dahulu sebelum berpuasa sunnah Syawwal, karena yang wajib hendaklah didahulukan daripada yang sunnah dan karena dalam hadits disebutkan barangsiapa yang berpuasa Ramadhan lalu ia ikutkan dengan puasa Syawwal, bukan berpuasa sebagian Ramadhan saja.[3]
*7. Hukum Qodho’ Ramadhan Setelah Puasa Sunnah Syawwal*
Bagi yang terlanjur berpuasa sunnah sebelum meng-qodho’ hutang puasa wajib Ramadhan maka ia telah salah karena yang wajib lebih utama didahulukan dan ia tidak mendapatkan pahala puasa setahun penuh karena ia hanya berpuasa sebagian Ramadhan, namun demikian puasa qodho’ yang ia lakukan setelah puasa Syawwal tetap sah.[4]
*8. Bolehkah Berniat Puasa Syawwal dan Qodho’ Puasa Ramadhan Sekaligus?*
Tidak dibenarkan berniat puasa qodho’ dan puasa sunnah Syawwal sekaligus, karena keduanya adalah ibadah tersendiri.[5]
*9. Permasalahan Niat dalam Puasa Sunnah Muthlaq dan Muqoyyad*
Puasa sunnah ada dua bentuk:
1) Muthlaq (umum, tanpa terikat waktu dan sebab tertentu).
2) Muqoyyad (terikat waktu dan sebab tertentu seperti puasa Senin Kamis dan puasa 6 hari di bulan Syawwal).
Maka yang pertama tidak disyaratkan berniat sejak malam harinya, boleh berniat di pagi hari asalkan belum melakukan pembatal puasa. Adapun yang kedua harus diniatkan sejak malam hari sebelum terbit fajar untuk mendapatkan pahala penuhnya, sebab hitungan satu hari adalah sejak terbit fajar, jika seseorang berniat setelah terbit fajar maka tidak terhitung satu hari.[6]
*10. Tentang Meng-qodho’ Puasa Syawwal*
Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berpendapat tidak ada qodho’ untuk puasa Syawwal, baik ditinggalkan dengan udzur maupun tanpa udzur, karena puasa Syawwal terkait waktu, apabila waktunya telah berlalu maka tidak lagi disyari’atkan.[7]
Adapun Asy-Syaikh Ibnul ‘Utaimin rahimahullah berpendapat boleh meng-qodho’ puasa sunnah Syawwal setelah berakhir bulan Syawwal, dengan syarat ada udzur syar’i ketika meninggalkannya, seperti safar, sakit atau meng-qodho’ puasa wajib. Inilah pendapat yang lebih kuat insya Allah, karena sebagaimana puasa Ramadhan dapat di-qodho’ apabila ditinggalkan dengan udzur syar’i maka demikian pula puasa Syawwal.[8]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
*Catatan Kaki:*
[1] Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 10/389 no. 4763.
[2] Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 10/391 no. 3475.
[3] Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 10/392 no. 2264.
[4] Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 10/382 no. 2232.
[5] Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 10/383 no. 6497.
[6] Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah, 19/185.
[7] Lihat Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah, 15/388 no. 146.
[8] Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 6/467.
Sumber:
Buku *MADRASAH RAMADHAN* karya Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah